Keutamaan Tasbih Tahmid Takbir

๐Ÿ’ง๐Ÿ’ฆEMBUN PAGI๐Ÿ’ฆ๐Ÿ’ง

Ahad, 19 Februari 2017

23 Jumadil Ula 1438 H
๐ŸŒธ

dari Abu Hurairah -dan ini adalah hadis Qutaibah- Bahwa orang-orang fakir Muhajirin menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sambil berkata; “Orang-orang kaya telah memborong derajat-derajat ketinggian dan kenikmatan yang abadi.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya: *”Maksud kalian?”* Mereka menjawab: “Orang-orang kaya shalat sebagaimana kami shalat, dan mereka berpuasa sebagaimana kami berpuasa, namun mereka bersedekah dan kami tidak bisa melakukannya, mereka bisa membebaskan tawanan dan kami tidak bisa melakukannya.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: *”Maukah aku ajarkan kepada kalian sesuatu yang karenanya kalian bisa menyusul orang-orang yang mendahului kebaikan kalian, dan kalian bisa mendahului kebaikan orang-orang sesudah kalian, dan tak seorang pun lebih utama daripada kalian selain yang berbuat seperti yang kalian lakukan?”* Mereka menjawab; “Baiklah wahai Rasulullah?” Beliau bersabda: *”Kalian bertasbih, bertakbir, dan bertahmid setiap habis shalat sebanyak tiga puluh tiga kali.”* Abu shalih berkata; “Tidak lama kemudian para fuqara’ Muhajirin kembali ke Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata; “Ternyata teman-teman kami yang banyak harta telah mendengar yang kami kerjakan, lalu mereka mengerjakan seperti itu!” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: *”Itu adalah keutamaan Allah yang diberikan kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya!”* (HR Muslim 595)
๐Ÿ€
ูˆูŽุฃูŽู†ุฒูŽู„ู’ู†ูŽุง ุฅูู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจูŽ ุจูุงู„ู’ุญูŽู‚ู‘ู ู…ูุตูŽุฏู‘ูู‚ู‹ุง ู„ู‘ูู…ูŽุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ูŠูŽุฏูŽูŠู’ู‡ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจู ูˆูŽู…ูู‡ูŽูŠู’ู…ูู†ู‹ุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ููŽุงุญู’ูƒูู… ุจูŽูŠู’ู†ูŽู‡ูู… ุจูู…ูŽุง ุฃูŽู†ุฒูŽู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุชู‘ูŽุจูุนู’ ุฃูŽู‡ู’ูˆูŽุงุกูŽู‡ูู…ู’ ุนูŽู…ู‘ูŽุง ุฌูŽุงุกูŽูƒูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ุญูŽู‚ู‘ู ู„ููƒูู„ู‘ู ุฌูŽุนูŽู„ู’ู†ูŽุง ู…ูู†ูƒูู…ู’ ุดูุฑู’ุนูŽุฉู‹ ูˆูŽู…ูู†ู’ู‡ูŽุงุฌู‹ุง ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุดูŽุงุกูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽุฌูŽุนูŽู„ูŽูƒูู…ู’ ุฃูู…ู‘ูŽุฉู‹ ูˆูŽุงุญูุฏูŽุฉู‹ ูˆูŽู„ูŽูฐูƒูู† ู„ู‘ููŠูŽุจู’ู„ููˆูŽูƒูู…ู’ ูููŠ ู…ูŽุง ุขุชูŽุงูƒูู…ู’ ููŽุงุณู’ุชูŽุจูู‚ููˆุง ุงู„ู’ุฎูŽูŠู’ุฑูŽุงุชู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูŽุฑู’ุฌูุนููƒูู…ู’ ุฌูŽู…ููŠุนู‹ุง ููŽูŠูู†ูŽุจู‘ูุฆููƒูู… ุจูู…ูŽุง ูƒูู†ุชูู…ู’ ูููŠู‡ู ุชูŽุฎู’ุชูŽู„ููููˆู†ูŽ
Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, *maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan.* Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu (Al Maidah: 48)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Advertisements